BPDAS Cimanuk-Citanduy berperan aktif dalam pengelolaan ekosistem mangrove melalui pendekatan kolaboratif, terutama dengan membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD). Kelompok kerja ini difokuskan pada rehabilitasi hutan dan lahan, pemulihan ekonomi melalui program padat karya (contoh: penanaman di Indramayu), serta melibatkan kelompok tani lokal.
Berikut adalah poin penting terkait Kelompok Kerja Mangrove menurut BPDAS Cimanuk-Citanduy:
- Fungsi Utama:Melakukan rehabilitasi hutan mangrove, konservasi tanah dan air, serta pengembangan kelembagaan untuk kelestarian pesisir.
- Keanggotaan Pentahelix:KKMD melibatkan unsur pemerintah, NGO (LSM), akademisi, dan praktisi/masyarakat.
- Pendekatan Padat Karya:Melibatkan masyarakat lokal (petani hutan) secara langsung dalam penanaman dan pemeliharaan untuk meningkatkan ekonomi, seperti yang terjadi di Indramayu, Garut, dan Tasikmalaya.
- Penyusunan Rencana Aksi (RA):Kelompok kerja bertugas memilih usulan yang diprioritaskan berdasarkan kriteria teknis, ekonomi, dan sosial.
- Penguatan Kelembagaan:BPDAS Cimanuk-Citanduy memperkuat KKMD (seperti di Cilacap dan Indramayu) agar pengelolaan ekosistem lebih berkelanjutan dan mandiri.
BPDAS Cimanuk-Citanduy berfokus pada sinergi antara perlindungan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.